by

Anggota DPR Termuda Ini Berani Pimpin Sidang DPR

Anggota DPR Termuda Ini Berani Pimpin Sidang DPR – Pagi ini berlangsung sidang paripurna DPR yang dilantik untuk masa jabatan 2019-2024. Namun siapa sangka, pimpinan sidang DPR sementara dipegang oleh anggota DPR, Hillary Brigitta Lasut. Ia terpilih sebagai perwakilan dari generasi termuda.

Walau masih berusia 23 tahun, gadis kelahiran Manado ini mampu mengukir prestasi sebagai anggota DPR termuda, mendamping dua anggota termuda lainnya, Muhammad Rahul yang mewakili Partai Gerindra untuk Dapil Riau I, dan Farah Puteri Nahlia dari Partai Amanat Nasional yang mencalonkan diri untuk Dapil Jawa Barat IX.

Hillary menjajaki karirnya dalam dunia politik berkat bantuan kedua orangtuanya yang juga berkarir di dunia yang politik juga. Elly Engelbert Lasut, sang ayah, menjabat sebagai Bupati di Kepulauan Talaud. Sedangkan ibunya, Telly Tjanggulung, pernah menduduki jabatan Bupati Minahasa Tenggara untuk periode 2008-2013.

Gadis yang sempat menuntut ilmu di Universitas Pelita Harapan ini yakin bahwa dirinya akan ditempatkan di Komisi III DPR, sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang hukum. Kemampuannya juga didukung dengan gelar Master of Law yang dia dapatkan dari Washington University.

Hillary memulai pengalaman politiknya di Partai Nasdem. Setelah bergabung dengan partai ini, wanita yang sempat menjadi anggota paskibra ini merasa banyak hal yang telah dipelajarinya selama menjadi bagian dari keluarga Nasdem.

Jika ditempatkan di Komisi II, Hillary mengungkapkan bahwa dirinya akan fokus pada pengajuan Perppu UU KPK dan juga RKUHP. Ia juga berniat untuk mengajukan undang-undang yang mengatur mengenai masalah lembaga keuangan ilegal dan juga kejahatan siber.

Sebelum melangkahkan kakinya ke kursi DPR, Hillary juga mendapatkan pesan dari pimpinan Partai Nasdem, Surya Paloh. Ia meminta agar Hillary dapat menjadi generasi muda yang revolusioner dengan memberikan ide-ide politik dan mengarahkan generasi milenial yang sedang mengalami konflik.

Ia juga diingatkan agar tidak mudah terpancing oleh masalah –masalah kecil. Yang terpenting, Hillary harus dapat mengingat bahwa persatuan bangsa merupakan hal yang tidak boleh dilupakan.

Jangan lewatkan berita menarik lainnya berikut ini

Comment

News Feed