by

Naruto Shippuden: 5 Momen Sedih Yang Bisa Bikin Mewek

Serial Naruto Shippuden telah berakhir. Tapi sepertinya ninja Shippuden ini masih melekat erat di ingatan masyarakat. Berikut adalah 5 momen sedih dalam serial anime bertema ninja ini.

1. Ketika Ino dan Shikamaru mendengar kata-kata terakhir ayahnya

Perang Dunia Shinobi Keempat dalam Naruto Shippuden menunjukkan betapa kuatnya beberapa karakter antagonisnya. Ayah Shikamaru, Shikaku dan ayah Ino, Inoichi, keduanya memainkan peran peran dalam perang. Sementara Shikaku bertanggung jawab atas strategi untuk Konoha, Inoichi bertanggung jawab atas intelijen.

Selama pertempuran besar, Inoichi mampu secara telepati menghubungkan pasukan sekutu satu sama lain sehingga semua orang dapat mendengar informasi penting pada saat yang sama. Keahlian itu berarti Inoichi dan Shikaku mampu memberi tahu anak-anak mereka kondisi di medan perang. di tengah pertempuran, ketika mereka tahu bahwa mereka akan mati. Ino dan Shikamaru harus terus berjuang, bahkan ketika mendengar kata-kata terakhir ayah mereka secara real time.

2. Ketika latar belakang Itachi diungkap

Banyak penggemar awalnya melihat Itachi sebagai penjahat yang mengerikan. Lagipula, dia menghancurkan seluruh klannya kecuali adik lelakinya Sasuke. Ternyata, dia menghancurkan seluruh klannya karena dia benar-benar tidak punya pilihan.

Akhirnya, ketika Sasuke dan Itachi saling berhadapan. Seri ini mengungkapkan bahwa Itachi melakukan segalanya untuk melindungi adiknya. Dia menjadi kambing hitam dari sebuah konspirasi agar saudara lelakinya bisa hidup dan menjadi cukup kuat untuk meneruskan nama Uchiha. Itachi. terlepas dari semua hal buruk yang ia lakukan, inilah definisi pengorbanan diri yang sebenarnya.

Artikel selanjutnya untuk dibaca:

3. Ketika Neji melindungi Hinata dan Naruto

Neji awalnya tidak dekat dengan Hinata. Dia benci bahwa keluarganya dianggap sebagai keluarga yang dimaksudkan untuk melindungi keluarga Hinata. Neji tahu dia lebih terampil daripada Hinata, dan itu membuatnya marah pada perempuan itu ketika mereka harus berhadapan saat Ujian Chunin mereka.

Namun, bertahun-tahun kemudian, Neji melunak dan Hinata menjadi shinobi yang jauh lebih kuat. Keduanya bukan hanya keluarga, tetapi teman. Mereka bertarung berdampingan di medan perang, yang memberi Neji poin keuntungan ketika Hinata dalam bahaya. Ketika Hinata melindungi Naruto, Neji melakukan hal yang sama untuknya. Akibatnya, Neji kehilangan nyawanya ketika ia menahan serangan musuh sehingga Hinata dan Naruto bisa hidup.

4. Ketika Hinata menolak menyerah pada Pain

Hinata yang menyukai Naruto sejak kecil selalu berusaha membela dan melindungi calon Hokage ini Bahkan ketika Naruto kalah dari pain, Hinata maju untuk melindunginya. Meskipun Hinata tidak memiliki keterampilan atau kekuatan yang sama dengan Naruto, dia mencoba yang terbaik untuk menangkis serangan musuh. Dia sangat terluka dalam perkelahian sehingga membuat Naruto percaya dia sudah meninggal. Kemarahannya memicu munculnya rubah Sembilan-Ekor.

5. Saat Minato dan Naruto mengucapkan selamat tinggal

Naruto dan teman-temannya berhadapan dengan Kaguya Otsutsuki dalam konfrontasi besar. Pertempuran melibatkan jutsu yang menghidupkan kembali shinobi yang sudah lama hilang. Akibatnya, Naruto dan ayahnya bisa bekerja sama.

Ketika Naruto dan ayahnya harus mengucapkan selamat tinggal, Minato mengucapkan selamat ulang tahun kepada Naruto, mengingatkannya pada tahun-tahun yang dia lewatkan. Tetapi Naruto juga harus memberikan pesan-pesan Minato untuk ibunya di akhirat.

Itulah beberapa momen dalam Naruto Shippuden yang bisa membuat para penggemarnya mewek. Apakah kamu juga meneteskan air mata saat menonton adegan dalam serial bertema ninja Shippuden ini?

Comment

News Feed