by

Cerita Mahabharata Di Balik Perayaan Diwali di India

Pada hari Minggu kemarin (27/10}, warga India telah menjalani perayaan Diwali yang dirayakan pada 28 Ashwayuja. Namun ternyata, perayaan Diwali Dipavali ini ternyata memiliki berbagai versi mengenai asal muasalnya. Bahkan salah satunya berasal dari cerita Mahabharata.

Diwali dirayakan sebagai festival yang mengumumkan kemenangan kebaikan atas kejahatan. Diwali adalah salah satu festival terkenal yang dapat menyatukan warga India. Bahkan, selain umat Hindu, Sikh, Jain, dan Budha juga merayakan Diwali versi mereka sendiri.

Perayaan Diwali juga dikenal dengan beberapa nama lain. Tapi ada beberapa legenda menarik yang terkait dengan berbagai nama Diwali ini, termasuk cerita Mahabharata yang terkenal di dunia. Berikut adalah beberapa nama dan kisah menarik yang terhubung dengan Diwali yang mungkin belum Kamu ketahui.

Beberapa legenda yang dikenal selain cerita Mahabharata

Diwali dirayakan sebagai hari kemenangan kebaikan atas kejahatan. Ada tiga kisah populer yang dikaitkan dengan Diwali untuk orang-orang Hindu. Umat ​​Hindu merayakan Diwali sebagai hari kepulangan Rama ke Ayodhya setelah empat belas tahun pengasingan di hutan dan kemenangan atas raja iblis Rahwana. Di beberapa bagian India, Diwali menandai dimulainya perang dalam cerita Mahabharata.

Cerita Mahabharata menceritakan kepada kita tentang Pandawa, lima bangsawan yang bersaudara. Mereka menderita kekalahan di tangan saudara-saudara mereka, Kurawa, dalam permainan dadu (judi).

Artikel selanjutnya:

Sebagai hukuman dari kekalahan tersebut, Pandawa harus menjalani hidup selama 13 tahun di pengasingan. Ketika masa pengasingan berakhir, mereka kembali ke tempat kelahirannya Hastinapura pada hari ‘Kartik Amavashya’ (hari bulan baru dari bulan Kartik).

Untuk menyambut dan merayakan peristiwa kepulangan mereka ke Hastinapura, rakyat jelata menerangi negeri mereka dengan menyalakan lampu yang terang di mana-mana. Karenanya di beberapa daerah, cerita Mahabharata ditampilkan hingga hari ini. Perayaan Diwali ini juga menandai kemenangan Krishna dan pendampingnya Satyabhama atas iblis Narakasur.

1. Bhau Beej

Di Goa, Karnataka dan Maharashtra, Diwali juga dikenal dengan nama Bhau Beej. Di bagian utara negara ini, versi perayaan Diwali ini disebut dengan nama lain seperti Bhai Tika, Bhathru Dwithiya, Bhai Dooj. Sebuah legenda mengatakan bahwa pada hari inilah Yama, dewa kematian mengunjungi saudaranya Yamuna. Karenanya hari ini juga dikenal dengan nama Yama Dwitiya. Pada hari perayaan ini, Yama menerima persembahan dan puji-pujian dari pengikutnya.

2. Balipratipada

Selama inkarnasi Vamana, keturunan keempat Wisnu di bumi ini, Tuhan mengambil bentuk anak kecil dan menaklukkan iblis Mahabali dengan meminta sedekah dan merubah tiga dunia ke dalam bentuk kosmik. Setelah proses pengambilan tiga dunia tersebut dari raja iblis, Mahabali dikirim ke dunia bawah pada hari Diwali yang dikenal sebagai Balipratipada.

3. Hari Nirvana

Jain merayakan Diwali dengan nama Dipalika atau kemegahan cahaya. Pada hari inilah Mahavir, Tirtankar Jainisme ke dua puluh empat mencapai Nirvana atau Moksha di Pawanpuri Bihar. Dalam teks yang dikenal sebagai Harivamsha Purana yang ditulis oleh Acharya Jinasena, ia telah menyebutkan bahwa Tirtankar menghiasi Pavanagiri dengan lampu untuk merayakan acara tersebut. Swetambar Jains menjalankan puasa selama tiga hari di sekitar waktu perayaan ini. Doa dan bacaan jemaat dari ajaran Mahavira sangat populer hingga hari ini. Bagi Jain, hari ini juga menandai kelahiran tahun baru. Karenanya pada hari perayaan ini, mereka memberikan ucapan ‘Nava Saal Mubarak’ yang berarti Selamat Tahun Baru.

4. Diwali untuk para Sikh

Sikh merayakan Diwali sebagai Bandi Chhor Diwas yang berarti hari pembebasan. Pada hari ini pada tahun 1619 Guru Hargobind Singh keenam mereka dibebaskan dari penjara Jahangir.

5. Festival pemersatu

Persamaan paling umum dari berbagai versi Diwali tersebut adalah kemenangan kebaikan atas kejahatan. Karenanya Diwali dirayakan sebagai festival lampu oleh beberapa komunitas di India. Penerangan lampu, pesta, doa, puja, amal, kegembiraan dan kembang api adalah beberapa karakteristik umum dari perayaan Diwali oleh berbagai komunitas.

Perayaan Diwali memang menjadi salah satu daya Tarik bagi para wisatawan mancanegara. Kemeriahan dan warna-warni yang menghiasi perayaan ini selalu menjadi tujuan para pengunjung dari berbagai tempat di dunia. Apakah kamu sudah pernah mengikuti perayaan ini sebelumnya?

Comment

News Feed