by

Punya Teman Munafik? Ini Dia Cara Menghindarinya #TemanMacamApaKamu

Tagar #TemanmacamApaKamu yang baru saja trending sepertinya menunjukkan bahwa setiap orang bisa menemukan teman munafik yang seringkali melibatkan kita pada masalah. Apakah kamu memiliki teman teman seperti ini?

Manusia merupakan makhluk bersosial yang tidak mampu hidup sendiri. Tapi tidak semua orang bisa menjadi teman baik. Jika kamu memiliki teman munafik yang bisa membuat kamu terjerumus dalam masalah, sebaiknya kamu hindari teman seperti itu. Ini dia cara untuk menghindari teman toxic.

1. Lakukan secara langsung

Jika kamu mencoba untuk menghindari teman munafik, memintanya menjauh lewat pesan chat sepertinya tidak akan cukup. Kalian berdua mungkin telah melalui banyak hal menarik bersama sama. Jadi ia juga berhak untuk bertatap muka saat kamu menyampaikan keluhan kamu.

Seorang psikiater, Gail Saltz, M.D. mengungkapkan bahwa mengakhiri sebuah hubungan secara langsung bisa memberikan teman kamu untuk mengungkapkan keluhannya juga. Tapi jika kamu ingin menghindari teman yang baru saja kamu kenal, teknik menghilang secara perlahan masih bisa kamu gunakan.

2. Pilih waktu yang tepat

Jika kamu berencana untuk memutuskan hubungan dengan teman munafik kamu, pastikan kamu melakukannya di saat yang tepat, ungkap psikiater Irene Levine, Ph.D, penulis buku Best Friend Forever: Surviving a Breakup With Your Best Friend.

Jadi hindari menelepon saat ia sedang bekerja, sedang bersama keluarganya, atau di tempat umum yang membuat dia tidak nyaman untuk berbicara. Yang terpenting, cobalah untuk tidak membicarakan masalah pertemanan kalian saat ia sedang dalam kondisi emosional.

3. Bersiap siaplah

Ada kemungkinan bahwa teman munafik kamu tidak menduga keinginan kamu untuk memutuskan hubungan perteman dengannya. Jika hal itu terjadi, seorang ahli komunikasi, Debra Fine, mengungkapkan bahwa kamu harus siap memberikan alasan jelas kenapa kamu kecewa padanya.

Kamu juga harus siap dengan penjelasan tentang hubungan pertemanan kalian kedepannya. Selain itu, ada baiknya jika kamu memperjelas status hubungan kalian. Apakah kamu ingin berhenti berkomunikasi dengan teman munafik kamu atau hanya ingin mengurangi intensitasnya?

4. Jujurlah

Saltz mengungkapkan bahwa rasa takut untuk menghadapi masalah bisa menghalangi kamu untuk membicarakan alasan sebenarnya kamu memutuskan hubungan dengan teman teman toxic kamu. Teman kamu juga membutuhkan penjelasan. Jadi cobalah bersikap terbuka dan diskusikan apa yang kalian berdua rasakan selam ini.

Baca juga artikel berikut:

5. Coba berhenti berhubungan sejenak

Cara termudah untuk benar benar memutuskan hubungan dengan teman kamu tanpa harus mengungkapkan alasan kamu secara detail adalah dengan memintanya untuk menjauh untuk sementara waktu.

Ahli pertemanan, Jan Yager mengungkapkan bahwa dengan melakukan hal ini, teman munafik kamu mungkin akan mulai mencari teman teman baru dan akhirnya tidak terlalu tertarik untuk dekat dengan kamu, Tapi bersiap siap saja jika teman kamu memutuskan untuk kembali kedepannya.

6. Jangan menyalahkan

Memang mudah untuk menyalahkan teman yang kamu anggap telah merusak hidup kamu. Tapi membuat tuduhan bukanlah cara yang tepat untuk mengakhiri sebuah hubungan. Yager menyarankan agar kamu lebih fokus menolak cara kalian berhubungan yang mungkin lebih mengarah pada hal negatif daripada menolak orangnya langsung.

Cara ini hanya akan menggarisbawahi hubungan pertemanan kalian berdua. Bukan pada cacatnya kepribadian yang dimiliki teman kamu, karena tidak ada orang yang sempurna. Lagipula pertemanan seringkali berakhir tanpa harus menyalahkan siapapun.

7. Tunjukkan rasa simpati

Jika kamu memutuskan hubungan dengan teman teman kamu, kemungkinan besar kamu marah dengan perilaku teman teman kamu tersebut. Tapi kamu juga perlu ingat bahwa mereka juga manusia.

Seorang pakar cinta dan seks, Dr. Laura Berman memberikan saran bagi orang orang yang ingin mengakhiri hubungan untuk memikirkan bagaimana mereka ingin diperlakukan jika situasinya terbalik. Jangan biarkan amarah mencegah kamu menunjukkan rasa simpati dan sabar.

8. Cobalah untuk memaafkan

Memaafkan teman karena kesalahan yang telah dilakukannya sebenarnya penting bagi kesehatan emosional kamu. Seperti yang diungkapkan penulis Toxic Friends: A Practical Guide to Recognizing and Dealing With an Unhealthy Friendship, Loraine Smith-Hines.

Ungkapan #TemanMacamApaKamu memang sering keluar saat kita merasa kecewa pada teman teman kita. Tapi bukan berarti kamu harus memutuskan hubungan dengan teman kamu. Orang yang kamu anggap sebagai teman munafik mungkin memiliki alasan kenapa dia melakukan sesuatu yang kamu rasa tidak pantas.

Jika kamu tidak berbicara dengannya, kamu tidak akan mengetahui alasan itu. Penyesalan akan muncul setelah kamu mengetahui kebenarannya saat kamu memutuskan hubungan pertemanan kamu. Jadi cobalah untuk membicarakannya dengan teman teman kamu.

Comment

News Feed