by

Drama Dewi Tanjung Dan Novel Baswedan Masih Berlanjut

Drama Dewi Tanjung Dan Novel Baswedan Masih BerlanjutRentetan – Seorang politisi PDI-P Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke pihak kepolisian. Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan terkait dugaan penyebaran berita bohong melalui media eletronik. Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid HUMAS Polda Metro Jaya Argo Yuwono dengan menyampaikan kebenaran laporan yang disampaikan oleh Dewi.

Sontak kabar tersebut menyebar dan langsung ditanggapi oleh KPK pada hari rabu (06/11/2019), melalui juru bicara KPK Febri Diansyah, bahwa laporan tersebut terlalu mengada – ada karena jelas – jelas Novel Baswedan adalah seorang korban pada saat itu.

Febri juga mengatakan bahwa Tim Gabungan Pencari Fakta juga menyebutkan bahwa Novel Baswedan adalah korban penyiraman air keras. Dalam lanjutannya Ia juga meyampaikan bahwa laporan dan juga pernyataan dari Dewi Tanjung tersebut tidak manuasiawi.

Menurut laporan Dewi Tanjung ada beberapa kejanggalan yang dinilainya sebagai salah satu faktor dia melaporkan Novel Baswedan. Beberapa kejanggalan tersebut adalah Rekaman CCTV, bentuk luka, kepala yang diperban tapi matanya dibuka.

Selain itu Novel Baswedan juga menanggapi beberapa pernyataan terkati viralnya mata kirinya di beberapa hari yang lalu. Novel mengatakan bahwa memang mata kirinya terlihat baik – baik saja pada waktu itu, namun itu merupakan awal dari kerusakan sel – sel mata yang ada sehingga memperburuk keadaan.

Selaput depan mata yang robek akibat siraman air keras tersebut menyebabkan mata terlihat putih, yang disebabkan karena tidak ada aliran darah ke mata sebelah kirinya. Novel juga menyampaikan bahwa kejadian pelaporan atas dirinya menjadi sebuah “kemungkinan yang wajar” karena beberapa waktu ini kasus kembali muncul ke permukaan.

Kabarnya laporan dari Dewi Tanjung sedang diperiksa pihak kepolisian seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya. Bukti yang dilaporkan oleh Dewi Tanjung berupa rekaman video Novel saat berada di rumah sakit Singapura, dan juga video saat kejadian penyiraman berlangsung.

Lalu siapa Dewi Tanjung ini? Dan apa hubungannya dengan kasus Novel Baswedan?

Dewi Tanjung adalah seorang politikus PDI-P yang bukan hanya sekali ini melaporkan berbagai kejadian ke pihak kepolisian. Dewi Tanjung adalah seorang yang pernah melaporkan beberapa tokoh yang cukup terkenal seperti Amien Rais, Eggi Sudjana, dan akhirnya Novel Baswedan.

Dengan terjun ke dunia politik berasal dari pesinetron Dewi Tanjung maju sebagai caleg DPR RI namun langkahnya gagal karena tidak mendapatkan cukup suara untuk masuk ke DPR. Kemudian dia sempat menjadi sorotan yang melaporkan Eggi Sudjana terkait “People Power” ke polda metro jaya. Kemudian permasalahan dengan Amien Rais yang juga terkait makar dan people power.

Dia merupakan salah satu orang yang menyebutkan bahwa penyiraman air keras yang terjadi kepada Novel Baswedan tersebut adalah palsu. Sebelum itu melalui akun youtubenya dia juga pernah menyampaikan dan mengkritik Novel Baswedan mengenai rekayasa penyiraman air keras yang terjadi di tahun 2017 silam.

Sementara itu Sekjen PDI-P Hasto Kristanto menyebutkan bahwa pelaporan Novel Baswedan oleh Dewi merupakan sebuah pendapat pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan Partai. Dia menambahkan memang benar Dia (dewi) adalah calon anggota legislatif dari PDI-P namun pelaporannya adalah mewakiliki pemikiran pribadi yang tidak ada sangkut pautnya terhadap partai PDI-P.

Hasto juga mengakui bahwa masih belum mengetahui pelaporan tersebut, saat ditemui oleh wartawan CNN dia tengah sibuk mengerjakan internal partai PDI-P. Laporan Dewi tanjung ini masuk ke laporan dengan nomor polisi LP/7171/XI/2019/PMJ/DIT. Dimana laporan ini menyangkut UU RI No 19 tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 14A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Saat ini laporan ini sedang didalami dan dipelajari oleh pihak kepolisian dan sampai sekarang masih belum ada pernyataan terkait kelanjutan kasus pelaporan dewi tanjung. Presiden Jokowi sendiri memberikan tambahan waktu kepada Kepolisian dengan menambah jangka waktu penyelesaian kasus Novel Baswedan ke awal desember 2019.

Comment

News Feed