by

Bom Medan Diduga Tidak Dilakukan Satu Orang, Pihak Kepolisian Masih Memburu Terduga Terroris Lain

Bom Medan Diduga Tidak Dilakukan Satu Orang, Pihak Kepolisian Masih Memburu Terduga Terroris Lain Rentetan – Kamis (14/11/2019), pihak Kepolisian melalui Tim Anti Teror Densus 88 sedang mendalami kasus bom Mapolrestabes Medan dengan mengejar terduga pelaku lainnya.

Seperti yang dilansir dari CNN (14/11/2019), melalui Wakapolda Sumatra Utara Bridgjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto yang menyampaikan bahwa pengejaran sedang dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lainnya.

bom medan

Pelaku serangan bom bunuh diri yang diketahui berinisial RMN ini diakui pihak Kepolisian bukanlah aksi individu. Tersangka yang diketahui meninggal di tempat kejadian menunjukkan fakta pemeriksaan yang mengarah bahwa ada terduga pelaku lainnya.

Hal ini dimulai dari penggeledahan di rumah tersangka dimana ditemukan beberapa barang mencurigakan seperti busur panah besi, pipa dari bambu, dan beberapa barang bukti lainnya. Kejadian bom bunuh diri Mapolrestabes Medan ini terjadi di hari Rabu (13/11/2019) yang lalu.

Kejadian ini dimulai ketika tersangka mencoba memasuki area Mapolrestabes Medan di pagi hari sekitar pukul 08.20 WIB. RMN, tiba di area pengecekan keamanan kemudian dilakukan pemeriksaan seperti biasanya. Petugas kepolisian menyampaikan bahwa pemeriksaan sudah dilakukan dan RMN atau tersangka disuruh untuk lepas jaket dan juga penutup muka dan tidak keberatan untuk melepasnya.

Setelah berhasil masuk kemudian RMN menuju ke tempat pembuatan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), dan duduk di ruang tunggu serta berbaur dengan pengunjung lainnya yang ingin membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

Kemudian saat Mapolrestabes Medan selesai melakukan apel pagi segera RMN, menuju ke rombongan polisi dan di pukul 08.45 terjadilah ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang langsung menewaskan tersangka.

Dikonfirmasikan ada beberapa korban luka bom medan, dengan jumlah 6 orang. Empat diantara korban luka adalah anggota kepolisian, 1 diantaranya adalah pekerja lepas, dan 1 orang warga sipil. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Mabes Polri sendiri langsung memerintahkan personil kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan dan juga keamanan diseluruh kantor polisi di Indonesia. Hal ini merupakan standar pengamanan dan juga prosedur untuk seluruh anggota Polri.

Pelaku bom medan, RMN sendiri adalah salah satu warga yang menetap di Gang Tentram, Lingkungan III, Kelurahan Sei Putih Barat, Sumatra Utara. Berdasarkan dari keterangan yang didapatkan dari warga sekitar, RMN memang dikenal sebagai salah satu orang yang berprofesi sebagai pengendara ojek online.

Menurut beberapa orang disekitar tempat tinggalnya, memang dia lahir di daerah sini namun sempat pindah ke beberapa kota seperti Aceh, yang kemudian akhirnya pindah lagi ke linkungan ini, begitu perkataan Kepala Lingkungan IV.

Selain itu RMN, juga merupakan orang yang dikenal sebagai orang yang pandai bergaul oleh warga sekitar dan juga dikenal sebagai orang yang baik. Pelaku bom medan ini juga sangat baik dengan tetangga sehingga para tetangga tidak menyangka bahwa kejadian ini akan terjadi.

Setelah kejadian bom medan yang terjadi di Mapolrestabes Medan ini, beberapa anggota keluarga dari RMN diamankan petugas Kepolisian. Hal ini dilakukan saat penggeledahan rumah RMN, yang dilakukan kurang lebih 3 jam. Setelah selesai penggeledahan kemudian keluarga bom medan ini diboyonh oleh pihak kepolisian, beberapa anggota keluarga yang dibawa ke kantor polisi adalah Paman, Bibi, dan Sepupunya.

Saat ini pemeriksaan lebih lanjut sedang berlangsung dan dugaan pertama kali memang dikatakan bahwa masih belum bisa dipastikan terkait dengan jaringan terroris mana. Saat ini diketahui menurut CNN Indonesia, bahwa pengejaran sedang dilakukan oleh beberapa terduga yang juga ikut andil dalam serangan bom medan kali ini.

Dalam penjelasan yang diberikan oleh Wakapolda Sumatra Utara Brigjen Pol Mardinaz Kusin Dwihananto dimana saat ini pihak Densus 88 sedang mengejar pihak yang disebut sebagai “Imam-nya”. Selain itu pihak kepolisian juga sudah memiliki identitas yang diduga sebagai tersangka bom medan yang mungkin menjadi bagian dari terbongkarnya aksi terrorisme kali ini.

Aksi terrorisme bom medan ini menjadi salah satu dari aksi yang beberapa tahun ini kerap mencuat di Indonesia. Diharapkan aksi terrorisme di Indonesia segera dibasmi, agar masyarakat juga aman dan nyaman menjalani kehidupan mereka sehari – hari tanpa khawatir.

Baca Juga Artikel Lainnya:

Comment

News Feed