by

Tokoh Nasional Pelestarian Hutan, Professor Dari IPB Yang Berprestasi Di London

Tokoh Nasional Pelestarian Hutan, Professor Dari IPB Yang Berprestasi Di LondonRentetan – Seorang Professor dari Institut Pertanian Bogor yang bernama Bambang Hero Saharjo, berprestasi di dunia luar dengan mendapatkan sebuah penghargaan John Maddox Prize 2019.

Penghargaan ini diterima atas dedikasi dan juga integritasnya melawan isu – isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Penghargaan John Maddox Prize 2019 adalah sebuah penghargaan yang diberikan sebuah Lembaga “charity” bernama Sense about Science yang berpusat di London, Inggris. Lembaga yang satu ini bekerja untuk memerangi permasalahan yang bersifat salah kaprah dalam dunia Science.

Selain itu tokoh nasional pelestarian hutan ini juga mendapatkan penghargaannya atas kemauan memaparkan bukti – bukti bahwa tindakan pembakaran hutan adalah tindakan yang sangat membahayakan bagi kehidupan masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Bambang Hero Saharjo adalah seorang Professor IPB yang cukup vocal dengan permasalahan pembakaran hutan yang terjadi di Indonesia. Bambang merupakan tokoh nasional yang memenangkan Jhon Maddox 2019 karena dianggap mampu memberikan wawasan dan juga ilham bahwa peran ilmu Science sendiri bisa digunakan untuk menuntut keadilan dengan bukti nyata mengenai pembakaran hutan yang sering terjadi.

Kiprahnya di dunia kebakaran hutan memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Dalam informasi yang terdapat di website IPB, Bambang merupakan tokoh nasional yang aktif dalam berbagai kegiatan menyangkut kehutanan. Beliau berkolaborasi secara aktif dengan Kantor Kementrian Lingkungan Hidup Hidup, Departemen Kehutanan, Departemen Pertanian, BPPT, BNPB, BLHD, dan juga Lembaga lainnya di pemerintahan.

Selain itu Prof. Dr. Ir. H Bambang Hero Saharjo juga berkolaborasi dengan instansi penegak hukum seperto Polri, Kejagung, Mahkamah Agung, dan Lembaga lesgilatif untuk misi penangan kebakaran hutan yang sering terjadi di Indonesia.

Tokoh nasional pelestarian hutan yang satu ini juga merupakan seorang ahli yang mewakili Indonesia atau delegasi perwakilan Indonesia yang mewakili berbagai pertemuan Internasional ASEAN Forest Fire Panel Expert. Dengan berbagai prestasi memang pantas dijadikan sebagai tokoh nasional pelestarian hutan di Indonesia.

Setelah menerima penghargaan John Maddox 2019, disampaikan bahwa dirinya tidak percaya dirinya mendapatkan penghargaan bergengsi di dunia ilmu Science ini. Dalam kiprahnya di dunia karhutla, lika – liku Bambang juga sangatlah banyak. Tokoh nasional pelestarian hutan ini pernah dedenda sebesar Rp 510 juta karena memberikan sebuah bukti pembakaran hutan di tahun 2018 yang lalu, namun akhirnya Pengadilan membuktikan dirinya tidak bersalah.

Sudah lebih dari 20 tahun tokoh nasional pelestarian hutan, Bambang bergelut di Karhutla Indonesia. Dengan kurang lebih 500 kasus pembakaran hutan diselidikinya bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Pembuktiannya berhasil membuat banyak perusahaan yang secara sengaja membakar hutan untuk membuka lahan usaha baru.

Pada sekitar tahun 2015 yang lalu, Beliau juga sempat menghadapi kasus dimana dia dituntut oleh perusahaan yang di selidiki. Kemudian Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga pernah memintanya sebagai saksi ahli di dua tahun sebelumnya atas sebuah kasus kebakaran hutan yang menyangkut lahan dan hutan di Rokan Hilir, Riau, oleh PT Jatim Jaya Perkasa.

Nah, hal inilah yang kemudian menjadi awal mula Beliau dituntut untuk membayar uang sebesar Rp 500 juta. Namun atas petisi yang disebarkan melalui internet dan juga melalui persidangan yang berlangsung cukup lama di akhir 2018 yang lalu beliau bebas dari tuduhan dan juga kasus ini.

Bambang Hero Saharjo menjadi salah satu tokoh nasional pelestarian hutan yang di Indonesia dicekal dan digugat, namun berhasil mendapatkan penghargaan di tingkat internasional dengan berhasil mendapatkan penghargaan John Maddox 2019 yang diterimanya pada Selasa 12 November 2019 yang lalu.

Beliau menjadi salah satu contoh tokoh nasional yang bisa membuat masyarakat Indonesia sadar akan kepentingan untuk menjaga dan melestarikan hutan. Hutan dan juga alam yang ada di Indonesia sendiri bukan untuk dibakar. Bambang juga menegaskan pada komentar di website Sense about Science bahwa dirinya akan terus memerangi pembakaran hutan yang sengaja dilakukan.

Penggunaan api secara sengaja ini sangatlah merugikan berbagai pihak, bukan hanya Indonesia melainkan juga negara – negara tetangga juga terkena dampak, bahkan di jangka panjang seluruh dunia juga ikut terdampak.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Comment

News Feed