by

Ular Piton Hampir Saja Merenggut Nyawa Pria Ini

Apa jadinya jika kamu menemukan seekor ular piton sepanjang 4 meter berkeliaran di sekitar rumah kamu? Mungkin kamujangan sampai mencoba menangkapnya seperti Mariyadi, warga desa Lontar, Surabaya ini. Ia harus bergelut dengan ular besar yang masuk pemukiman warga

Kejadian yang terjadi pada Sabtu (16/11) pukul 23:00 WIB ini ditemukan warga di dasar sungai yang mulai mengering. Pria berusia 41 tahun ini berinisiatif untuk menangkap ular piton ini. Mariyadi harus bergulat dengan ular besar berbobot sekitar 40 kilogram itu selama 15 menit.

Bahkan Mariyadi mengaku bahwa ia sempat terjatuh saat ular piton tersebut berusaha melakukan perlawanan dengan mencoba untuk melilit tubuhnya. Selama satu menit Maryadi mencoba melepaskan lehernya dari jeratan ular besar tersebut.

Ular piton ini awalnya ditemukan pertama kali oleh seorang petugas keamanan di pemukiman tersebut. Mendengar teriakan dari petugas tersebut, Maryadi langsung mendatangi lokasi dan langsung melompat ke dalam sungai yang dalamnya sekitar tiga meter tersebut.

Ular yang disangkanya hanya berukuran kecil ternyata ular besar tersebut berukuran besar, sekitar empat meter. Maryadi tidak ingin ular tersebut menghilang dan mengancam keselamatan warga. Karena itu, ia langsung menangkap bagian ekor dari ular tersebut.

Ular piton yang menyadari bahwa dirinya terancam mulai melakukan perlawanan. Maryadi pun berhasil menaklukkan ular piton tersebut setelah berjibaku selama satu jam. Begitu kesempatan muncul, Mariyadi menekan bagian kepala ular besar ini dengan besi berbentuk T dan membekap mulutnya dengan lakban.

Ular piton yang telah diamankan dimasukkan kedalam kurungan burung berteralis besi. Keesokan harinya, ular piton masih tersimpan dan menjadi tontonan anak-anak. Beberapa jam setelah ular besar ini berhasil ditangkap, Sybekti, sang Ketua RT, mengungkapkan bahwa ada salah satu anggota komunitas pecinta  alam yang berniat untuk membelinya.

Namun ia mengurungkan niatnya karena karakter dari ular liar ternyata tidak cocok untuk dijadikan peliharaan. Padahal Subekti yakin bahwa ular besar tersebut dapat dijual atau setidaknya diserahkan pada pihak yang lebih mampu menanganinya.

Jika kamu menemukan ular, janganlah mencoba untuk menangkapnya sendirian. Bahkan sebaiknya kamu sebaiknya menjauh dari dari rumah tersebut. Ular masuk rumah mungkin saja tidak berbahaya, tetapi mungkin juga beracun.

Jangan ambil risiko menangkapnya sendiri. Apalagi jika kamu tidak bisa mengidentifikasi apakah ular tersebut termasuk jenis yang beracun atau tidak. Jika kamu menemukan ular piton, kamu juga jangan sampai bertindak gegabah.

Walu ular ini tidak beracun, tapi ular piton biasanya mengkap mangsanya dengan menghancurkan tulangnya. Jadi jika kamu mencoba menangkap ular piton, khususnya ular besar, kamu bisa saja terbelit.

Bukan itu saja. Ular piton juga memiliki gigi yang mirip seperti gergaji. Jika kamu tergigit, kamu bisa mendapatkan luka robek yang cukup dalam. Jadi meminta bantuan dari ahlinya dalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan.

Sebelum bantuan datang, sebaiknya kamu jangan sampai kehilangan ular tersebut. Jika kamu membiarkannya, kemungkinan besar ular tersebut tidak akan berkeliaran bebas. Jadi pastikan tidak ada seorangpun yang mencoba mengusiknya.

Jangan lupa untuk membekali diri dengan tongkat yang cukup panjang. Tongkat ini berfungsi untuk menjauhkan ular dari kamu. Kamu bisa mencoba untuk mengenali karakteristik ular yang masuk ke rumah kamu.

Mengenali karakter dari ular masuk rumah juga bisa membantu sang pawang untuk lebih berhati-hati saat menangkapnya. Cara termudah untuk mengenali ular yang berpotensi beracun adalah dengan melihat warnanya.

Ular dengan warna kulit yang mencolok bisa saja beracun. Namun banyak juga ular sepertinya tidak memiliki racun. Tapi kamu harus tetap waspada. Selain itu, perhatikan juga bentuk rahangnya.

Ular yang beracun biasanya memiliki bentuk kepala yang lebih segitiga, sedangkan ular yang tidak berbisa akan memiliki rahang bundar. Bentuk kepala ular ini ada hubungannya dengan kantung racun yang dimiliki ular tersebut. Jadi segitiga = hati-hati!

Ular berbisa mungkin memiliki sensor di antara mata mereka yang berfungsi sebagai penginderaan panas. Jadi ular ini kemungkinan bisa menemukan kamu dengan mudah saat ia mulai bertindak agresif.

Ular jenis apapun yang kamu temukan di sekitar kamu, baik itu ular piton ataupun jenis ular lainnya, jangan pernah mengusiknya. Cari bantuan dari ahlinya untuk menangkap ular tersebut.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Comment

News Feed