by

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Di Sumatra Selatan Diamankan Polisi

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Di Sumatra Selatan Diamankan PolisiRentetan – Pelecehan seksual kembali terjadi di Indonesia, dimana kejadian ini menimpa seseorang berinisial Y (23) dimana saat dia melakukan perjalanan dengan menggunakan sebuah jasa travel yang dikemudikan oleh seorang berinisial ASP (32). Kasus pemaksaan oral seks ini terbongkar setelah Y yaitu seorang korban dari pelecehan seksual ini melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Hal ini dibenarkan oleh kepolisian melalui Kapolres Empat Lawang, Sumatra Selatan AKBP Eko Yudi Karyanto seperti dilansir dari kompas.com (18/11/2019).

Kejadian ini bermula dari sebuah perjalanan dimana ASP adalah seorang Sopir sebuah layanan travel mengantarkan para penumpang yang ada di sekitar Sumatra Selatan. Dalam kejadian ini, Y yang diketahui sebagai penumpang terakhir mengalami pelecehan seksual berupa pemaksaan oral seks.

Dalam kejadian ini Y tinggal sendirian berada di dalam sebuah mobil yang dikemudikan oleh ASP. Setelah Y menurunkan semua penumpang tersebut kemudian tiba – tiba mobil berhenti dan kemudian Y dipaksa untuk melakukan oral seks kepada ASP.

Dalam kejadian ini Y menolak namun setelah itu Y akhirnya terpaksa melayani tindakan bejat yang ditujukan kepadanya karena dipaksa oleh tersangka ASP. Beberapa jam setelah pelaporan tersangka langsung diamankan oleh pihak kepolisian terkait dengan kasus pelecehan seksual dalam bentuk Oral Seks ini.

Pelaku ASP ini dikenal sebagai salah satu warga Desa Tanjung Raman, Pendopo. Namun saat penggerebekan ASP yang diduga tersangka sempat menolak tindakan bejatnya dan menyangkal dengan keras. Menurut pihak kepolisian tersangka hanya memegang kepala korban dan tidak melakukan tindakan bejat yang telah dilimpahkannya berupa oral seks tersebut.

Jika terbukti bersalah ASP akan terancam dikenakan pasal 289 KUHP tentang Pencabulan dengan ancaman penjara Sembilan tahun. Kasus pelecehan seksual yang satu ini merupakan salah satu dari deretan kasus – kasus yang terjadi di tanah air Indonesia setelah beberapa kasus lain seperti pelemparan sperma, yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kemudian ada beberapa kasus serupa dimana juga berupa Oral Seks yang berujung pembunuhan di Tangerang. Perbedaannya adalah di Tangerang yang menjadi korbannya adalah seorang Pria yang dipaksa oleh seorang Wanita.

Comment

News Feed