by

Kartu Prakerja 2020: Pengertian Dan Cara mendapatkan Kartu Kebijakan Jokowi Ini

Kartu Prakerja 2020: Pengertian Dan Cara mendapatkan Kartu Kebijakan Jokowi IniRentetanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyampaikan bahwa pada tahun 2020 mendatang ada sebuah kebijakan yang dibuat pada masa pemerintahan Jokowi dimana pemerintah akan mengucurkan dana mulai dari Rp 3,65 juta sampai dengan Rp 7,65 juta.

Kabarnya ini adalah bagian dari kebijakan yang disebut dengan program Kartu Prakerja 2020.

Kartu Prakerja 2020 adalah sebuah kartu yang bisa didapatkan dari pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja guna mengikuti beberapa pelatihan kerja dikhususkan untuk “pengangguran” dimana mereka akan bisa mempersiapkan diri untuk memenuhi skill kemampuan sebelum bekerja.

Ya dengan kata lain di tahun 2020 mendatang “pengangguran” akan digaji oleh pemerintah. Namun jangan salah sangka, bahwa penggajian ini juga memiliki beberapa persyaratan yang cukup kompleks dan juga cukup rumit. Kartu Prakerja 2020 sendiri harus didapatkan agar masyarakat yang ingin mengikuti program ini bisa mendapatkan manfaat dari program satu ini.

Jadi peserta harus mendapatkan Kartu Prakerja 2020 untuk bisa mendapatkan insentif Rp 3 juta sampai dengan Rp 7 Juta. Nilai dan nominal uang tersebut tentunya sesuai dengan jenis pelatihan yang diikuti oleh peserta. Kemudian biaya sertifikasi sendiri akan disubsidi oleh pemerintah dengan biaya Rp 0 – Rp 900 ribu tergantung dengan perusahaan memnita sertifikasi atau tidak.

Kemudian peserta juga akan diberikan insentif sebesar Rp 500 ribu guna keperluan melamar pekerjaan. Setelah itu aka nada biaya tambahan insentif yang diberikan sebesar RP 150.000 dimana akan diberikan saat peserta sudah mengisi survey sebanyak 3 kali.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini mengeluarkan dana sebesar Rp 10 Triliun, sesuai dengan penjelasan Menteri Ketenagaerjaan Ida Fauziah seperti dilansir dari CNN Indonesia. Selain itu pemaparan detail di atas juga bisa disimpulkan bahwa dana yang digelontorkan per perserta adalah Rp 3.650.000 hingga Rp 7.650.000.

Persyaratan Yang Harus Dipenuhi

Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga memberikan beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang ingin memiliki Kartu Prakerja 2020 ini. Ada tiga syarat utama dan sangat wajib untuk dipenuhi guna mendapatkan kartu yang satu ini.

Berdasarkan dari pernyataan yang disampaikan oleh Ida Fauziah Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia beberapa persyaratannya adalah:

Pertama, berkewarganegaraan indonesia Indonesia.

Kedua, berusia di atas 18 tahun.

Ketiga, tidak sedang mengikuti Pendidikan formal. Menteri Ketenagarkerjaan – Ida Fauziah

Memang belum jelas mengenai lampiran dan juga persyaratan tambahan yang mungkin dibutuhkan. Namun, yang jelas beberapa persyaratan utama tersebut bisa ditunjukkan melalui verifikasi dari KTP. Dengan menggunakan KTP tentunya bisa dilihat status dari orang yang bersangkutan dan juga usia, sehingga akan tepat sasaran bagi orang yang benar – benar membutuhkannya.

Cara Mendapatkan Kartu Prakerja 2020

Untuk cara mendapatkan karu Pra Kerja 2020 ini tentunya masyarakat harus memenuhi persyaratan yang ada di atas terlebih dahulu. Jika sudah mendapatkan dan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan barulah masyarakat yang ingin mendapatkan kartu ini baru bisa mendapatkannya dengan melakukan beberapa hal berikut ini.

Berikut adalah cara mendapatkan kartu Pra Kerja 2020:

  • Proses pendaftaran (sementara ini informasi yang didapatkan pendaftaran akan bisa dilakukan melalu website dan juga melalui BLK daerah masing – masing).
  • Proses Seleksi yang akan diadakan secara online.
  • Mengikuti beberapa pelatihan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah.
  • Mendapatkan sertifikat keahlian berdasarkan dengan pelatihan yang diikuti.
  • Insentif bisa diperoleh setelah sampai ke tahap ini.
  • Memberikan ulasan dengan cara mengisi survey.

Itu dia beberapa langkah cara mendapakan Kartu Prakerja 2020 mendatang. Sampai sekarang belum ada kepastian program ini akan mulai dijalankan, namun pemerintah melalui Menteri Ketenagakerjaan sudah menyampaikan di tahun 2020 program ini akan berjalan dengan menunggu persiapan beberapa hal termasuk dengan sistem yang akan digunakan.

Walaupun begitu beberapa orang juga takut akan adanya kebocoran anggaran pada Kartu Prakerja 2020 ini. Seperti disampaikan oleh Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, dimana pasti aka nada kebocoran anggaran saat pemerintah tidak mampu menyeleksi dengan baik para peserta.

Baca Juga Artikel Menarik lainnya:

Selain itu pemerintah juga bisa melibatkan dan meminta bantuan kepada BPS (Badan Pusat Statistik), agar lebih tepat sasaran mengenai pemberian dana kepada pengangguran agar anggaran pemerintah di boncos dan hangus begitu saja.

Comment

News Feed