by

Karya Anak Bangsa! ITB Kenalkan Mesin Penyulap Sampah Jadi Berguna

Karya Anak Bangsa! ITB Kenalkan Mesin Penyulap Sampah Jadi BergunaRentetan – Sampah adalah salah satu musuh peradaban hidup manusia. Kesadaran akan sampah masih belum dimengerti terutama oleh masyarakat Indonesia.

Namun ITB baru saja memperkenalkan salah satu teknologi manajemen sampah bernama Managemen Zero Sampah atau “Masaro” seperti dilansir dari CNN Indonesia (22/11/2019).

Karya anak bangsa yang satu ini adalah sebuah program yang mengolah sampah menjadi berbagai produk yang bisa bernilai secara ekonomi. Masaro ini diperkenalkan oleh Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB Akhmad Zainal Abidin.

Sampah yang menjadi musuh masyarakat Indonesia dan juga dianggap menjadi salah satu barang yang sudah tidak berguna akan mampu disulap menjadi sebuah produk yang bernilai secara ekonomi. Hal ini memungkinkan karena manajemen pengolahan sampah belum dimaksimalkan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia.

Karya anak bangsa yang satu ini menggunakan konsep pengolahan sampah yang baik dan juga bermanfaat untuk menjadikan Manajemen Zero Sampah (Masaro). Prinsip dan juga cara kerja dari Masaro ini adalah dengan cara pemilahan sampah langsung dari sumber, pengolahan sampah di dekat sumber, dan peran serta masyarakat sekitar, pemerintah dan juga beberapa industri lainnya.

Prinsip Masaro karya anak bangsa ini dicontohkan dengan beberapa cara kerja seperti ini. Misalnya adalah pengolahan sampah plastik kresek dan bungkus makanan. Kedua sampah plastik kresek dan juga bungkus makanan ini bisa dijadikan sebagai sebuah bahan bakar pengganti minyak tanah dan juga penguat aspal.

Selain itu ada juga contoh pengolahan sampah organic yang bisa dijadikan sebagai pupuk. Jumlahnya pun tidak main – main dengan 1 kg sampah bisa dijadikan menjadi 10 kg pupuk. Masaro ini membagi sampah menjadi 4 jenis yang bisa diolah yaitu sampah organik, plastik, sampah bakar dan daur ulang.

Menurut penuturan dari Akhmad Zainal Abidin, penyesuaian dari jenis – jenis sampah ini akan sangat berpengaruh dari pengolahan manajemen sampah sehingga Masaro lebih bisa bekerja secara efektif, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Masaro karya anak bangsa ITB
Masaro Manajemen Sampah Zero Dari ITB

Sampah Organik

Sampah membusuk atau organik ini bisa diolah dengan dijadikan sebagai pupuk yang sangat ampuh untuk berbagai tanaman oleh alat karya anak bangsa ini. Prosesnya adalah pengumpulan, kemudian dilakukan pencacahan untuk kemudian diproses menjadi pupuk yang sangat berharga secara ekonomi.

Pupuk organik ini akan berbentuk cair. Dengan adanya pupuk ini tentunya para petani akan menjadi lebih hemat biaya untuk pupuk bukan?

Selain pupuk organik cair, sampah organik ini juga bisa disulap menjadi sebuah vitamin untuk ternak. Dengan memakan vitamin ini tentunya ternak akan lebih sehat dan subur.

Sampah Non Organik

Sampah jenis ini bisa digunakan menjadi pengganti BBM dan juga penguat aspal jika diolah dengan alat karya anak bangsa Masaro dari ITB ini. Sampah non organik yang dibagi menjadi tiga bagian lagi ini diolah dengan sedemikian rupa di Masaro sehingga menjadikan bahan – bahan yang bisa digunakan dalam kegiatan sehari – hari nantinya.

Dengan adanya Masaro ini, tentunya kita juga bisa mengurangi penumpukan sampah yang sering terjadi di TPA yang sering kali susah untuk pendistribusiannya. Dengan begitu permasalahan sampah juga sedikit teratasi dengan alat Karya Anak Bangsa Masaro ini.

Foto – Foto Sampah Yang Mengerikan

Alat Karya anak bangsa ini merupakan salah satu contoh teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat indonesia saat ini. Seperti yang kita ketahui bahwa permasalahan sampah sangatlah menyulitkan kita. Bahkan beberapa waktu yang lalu pemerintah daerah Bali juga sedang berjuang untuk memerangi sampah ini.

Ada beberapa foto mengerikan dimana sampah yang menumpuk di pantai, TPA, dan juga di jalan – jalan. Bukan hanya Pemerintah Daerah Bali, seharusnya setiap daerah yang ada di Indonesia juga berjuang untuk menghadapi permasalahan sampah ini dengan mungkin mengeluarkan beberapa peraturan terkait dengan sampah.

Karya anak bangsa sampah mengerikan
Sumber: CNN Indonesia
Karya anak bangsa sampah mengerikan
Turis Asing Yang Ikut Membersihkan Sampah
Sumber: CNN Indonesia

Karya Anak Bangsa Masaro dari ITB ini juga sudah diterapkan di beberapa daerah seperti Indramayu, Cilegon, dan Cirebon. Sementara itu dari beberapa daerah tersebut juga disebutkan bahwa respon kerjasama dari masyarakat, pemerintah terdekat dan juga industri terkait juga cukup antusias dengan adanya Masaro.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Diharapkan penggunaan Masaro ini bisa meluas keseluruh kota – kota dan juga daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Comment

News Feed