by

Putri Tanjung Jadi Staf Khusus Presiden Bersama 6 Orang lainnya

Bakat luar biasa Chairul Tanjung ternyata juga menular ke Putrinya, Putri Tanjung. Prestasinya yang luar biasa kini membawanya ke istana negara. Namanya berada dalam daftar jajaran staf khusus presiden yang baru.

Dalam perkenalannya, Presiden jokowi menjelaskan kiprah wanita berumur 23 tahun ini. Setelah mengenyam pendidikan di Academy of Art di San Fransisco, Putri tanjung mendirikan perusahaannya sendiri dan menjadi CEO dari Creativepreneur.

Usaha yang dijalani Putri Tanjung ini bergerak di bidang event creator yang seringkali mengadakan acara kewirausahaan dengan konsep milenial. Konsep seperti ini tentunya banyak digandrungi anak muda saat ini.

Selain menjalankan perusahaannya sendiri, Putri Tanjung yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara ini juga kerap diundang sebagai pembicara di berbagai acara kewirausahaan yang melibatkan generasi milenial.

Selain Putri Tanjung, ada pula Belva Syah Devara yang juga ditunjuk sebagai salah satu staf khusus presiden. Ia merupakan pimpinan dan juga salah satu pendiri dari Ruangguru, aplikasi belajar online yang sudah memiliki ribuan pengguna.

Kesuksesan Belva juga diakui media internasional. Tidak aneh jika namanya muncul dalam daftar 30 pengusaha muda dengan usia dibawah 30 tahun yang paling berpengaruh di Asia versi majalah Forbes.

Staf khusus presiden selanjutnya adalah Ayu Kartika Dewi. Ia merupakan staf wanita kedua selain Putri tanjung yang dipilih Presiden Jokowi. Kiprahnya sebagai founder dari Lembaga Sabang Merauke 1000 Anak Bangsa ini menarik minat Pak Jokowi untuk membantu menyelesaikan permasalahan bangsa.

Kemudian ada Billy Mambrasar yang menjadi Chief Executive Officer dari Kitong Bisa. Presiden Jokowi berharap agar putra Papua yang lulus dari Universitas Oxford ini bisa memberikan kontribusi  untuk bangsa.

Andi Taufan Garuda Putra juga berkesempatan mengabdi pada bangsa sebagai staf khusus presiden bersama Putri Tanjung. CEO sebuah lembaga keuangan ini, Amarta Fintech, telah membantu penyaluran dana untuk para wirausahawan di pedesaan. Bahkan tercatat Rp 970 miliar dana yang sudah digelontorkan Amarta untuk para pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.

Sosok wanita ketiga adalah seorang penderita disabilitas yang memiliki pengaruh di Indonesia. Lewat bukunya bertajuk Perempuan Tunarungu, Menembus Batas itu untuk bangkit, Angkie Yudistia mampu menunjukkan bahwa pengidap tunarungu juga memiliki kesempatan besar untuk berprestasi. Buktinya, Angkie merupakan kader dari PKPI yang juga mendirikan Thisable Enterprise, sebuah perusahaan yang membantu mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Presiden Jokowi juga menunjuk mantan Ketua PMII (Pengurus Besar Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia), Aminuddin Ma’ruf sebagai staf khusus presiden. Aminuddin juga pernah menjabat sebagai sekjen Samawi (Solidaritas Ulama Muda Jokowi).

Selain menarik tujuh staf baru dari generasi milenial, Presiden Jokowi juga masih mempertahankan tiga staf sebelumnya. Mereka adalah Diaz Hendropriyono yang menangani Bidang Sosial, AAGN Ari Dwipayana yang fokus di Bidang Komunikasi, dan juga Sukardi Rinakit yang bekerja pada Bidang Politik dan Pers.

Jangan lewatkan:

Comment

News Feed