by

Aktor Korea Cha In Ha Ditemukan Tewas Tanpa Sebab Jelas

Salah satu anggota dari Surprise U, Cha In Ha ditemukan tewas. Polisi saat ini sedang menyelidiki penyebab di balik kematian aktor Korea yang berada di bawah naungan manajemen Fantigio ini.

Pihak agensi sendiri telah memberikan pernyataan singkat mengenai kejadian yang tak terduga ini. Bahkan mereka mengungkapkan masih mengikuti kabar terbaru dari pihak berwenang. Adapun rincian seperti lokasi di mana dia ditemukan atau potensi penyebab kematian aktor Korea ini belum diungkapkan.

Cha In Ha memulai debutnya pada tahun 2017 di film You, Deep Inside of Me dan juga menjadi anggota grup aktor-boy kedua dari agensi Fantasio, Surprise U. Sejak debutnya, ia telah memiliki peran pendukung dalam banyak film drama, seperti Temperature of Love, Wok of Life , Clean with Passion for Now, dan The Banker.

Cha In Ha juga terlibat dalam produksi drama baru MBC, Love With Flaws , yang dibintangi Ahn Jae Hyun dan Oh Yeon Seo. Tim produksi drama ini juga telah merilis pernyataan singkat bahwa mereka sedang berusaha untuk memahami situasi yang terjadi pada aktor Korea tersebut saat ini. Mereka juga berdoa semoga Cha In Ha bisa beristirahat dengan tenang.

Cha In ha memang belum terlalu dikenal namanya. Bahkan saat ia bergabung dengan Surprise U dari Fantagio tidak banyak yang tahu karena nama agensi Fantagion ini memang tidak sebesar SM, JYP, atau YG.

Namun, mereka adalah salah satu perusahaan hiburan yang berkembang pesat dengan aktris dan aktor Korea, serta idola yang sudah banyak dikenal. Kita telah mendengar tentang kepopuleran Gong Myung dari “We Got Married” dan Seo KangJoon dari “Cheese in the Trap”. Tapi mereka bukan orang yang memberi tahu kami tentang hiburan. Kim YooJung, Kim DoYeon dan Ong SeungWoo yang telah membuat nama terkenal melalui “Produce 101.”

Surprise U adalah grup baru dari FANTAGIO entertainment yang telah merilis debut mereka pada 7 Juli lalu melalui showcase pertama mereka.

Selain kabar mengenai kematian Cha in Ha, Korea juga kehilangan seleb lainnya. Goo Hara, penyanyi pop Korea yang terkenal sebagai anggota girl grup K-pop Kara, ditemukan tewas November lalu di rumahnya di Seoul.

Pihak berwenang mengatakan penyebab kematian aktris berusia 28 tahun ini masih diselidiki. Goo Hara, yang memulai debutnya dengan Kara yang beranggotakan lima orang pada 2008, telah muncul dalam serangkaian pertunjukan comeback setelah dirawat di rumah sakit pada Mei setelah upaya bunuh dirinya.

Bintang muda ini melakukan kampanye menentang cyberbullying pada bulan Juni karena dia sedang berjuang untuk mengatasi depresi dan memohon komentar positif di media sosial.

Tak lama sebelum kematian Goo Hara, Choi Jin -ri, yang dikenal sebagai Sulli dari girl grup f (x), ditemukan tewas di rumahnya di Seongnam oleh polisi. Sebelum kematiannya, Sulli menderita yang menderita depresi berat berbicara keras menentang cyberbullying. Rekan-rekannya dan para ahli mengatakan kematiannya menyoroti rentetan komentar online berbahaya yang dihadapi oleh seniman muda di mata publik.

Menanggapi kejadian ini, pada 29 Oktober, anggota parlemen Korea Selatan mengadakan konferensi pers untuk mendorong undang-undang yang akan mengharuskan lembaga publik dan pengusaha untuk mengadakan kelas pencegahan cyberbullying. Amandemen tersebut ditunda sampai anggota Majelis Nasional meninjaunya dan memberikan suara.

Banyak pihak yang menanggapi positif munculnya Sulli’s Law yang diharapkan dapat membatasi komentar-komentar negatif di dunia maya. Namun ada juga yang berpikir bahwa aturan baru ini tidak akan berpengaruh besar jika Korea Selatan belum membenahi sistem dan cara pandang masyarakat umum dalam menghadapi masalah depresi.

Orang yang mengidap depresi memang membutuhkan dukungan dari banyak orang. Tekanan mental yang dihadapinya bisa saja membuatnya memutuskan untuk melakukan tindakan yang dapat membahayakan jiwanya.

Kasus yang terjadi pada aktris dan aktor korea pada umumnya bisa menjadi pelajaran bahwa apa yang kita ungkapkan melalui media sosial bisa saja menyakiti hati seseorang yang belum tentu kita tahu kondisi mentalnya. Jadi bijaklah dalam berinternet.

Baca juga:

Comment

News Feed