by

Ular Kobra Teror Citayam, Ini Cara menghindarinya Masuk Rumah

Warga Royal Citayam Residence di Kabupaten Bogor dikejutkan oleh penemuan 30 ekor ular kobra pada hari Minggu (8/12) kemarin. Hari Cahyo, sebagai koordinator warga di perumahan tersebut mengungkapkan bahwa seluruh ular yang telah ditangkap masih anakan.

29 anak ular kobra ditemukan pada siang hari, sedangkan satu lagi ditemukan pada 19:14 WIB di salah satu rumah warga. Namun hingga saat ini, belum ditemukan induk dari anak kobra tersebut. Seorang ahli reptil dan amfibi dari LIPI, Amir Hamidy mengungkapkan bahwa kemunculan ular kobra di Citayam dianggap wajar.

Ular kobra memang biasa menetaskan telurnya di awal musim hujan. Bahkan bukan hanya kobra, jenis ular lainnya juga biasanya menetas di waktu yang sama. Rizki Maulana, seorang penyelamat binatang, menyebutkan bahwa kobra betina biasanya bertelur antara 25-30 butir. Jadi penemuan 30 ekor anak ular kobra ini terbilang luar biasa.

Kemungkinan besar telur kobra di Citayam ini berasal dari dua ekor induk. Namun mengingat banyaknya telur yang ditemukan, kemungkinan induk kobra ini berukuran besar. Namun ternyata bukan hanya warga Citayam saja yang mengalami teror kobra ini.

Pada hari Jumat (6/12) lalu, warga di kawasan Jalan Darmawangsa, Kecamatan Sukorambi, Jember, juga menemukan 11 ekor ular kobra. Amir Hamidy juga mengungkapkan bahwa pulau Jawa merupakan salah satu daerah penyebaran ular kobra.

Ular kobra atau jenis ular lainnya merupakan predator alami tikus. Ular akan masuk kedalam rumah karena tertarik dengan aroma kencing tikus atau bau dari makanan yang tergeletak karena mereka hanya mencari persediaan makanan dan tempat yang aman untuk hidup.

Kobra termasuk dalam sub-kelompok ular yang dikenal sebagai elapid. Ada lebih dari 270 spesies kobra dan kerabat mereka. Racun elapid mengandung neurotoksin postinaptik yang menyebar dengan cepat dalam aliran darah korbannya, menyebabkan gagal napas dan, akhirnya, kematian.

Untuk menghindari rumah Anda terhindar dari teror ular, khusnya kobra, berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan rumah Anda:

1. Pencegahan dan Pemeliharaan

Langkah pertama untuk menjauhkan ular dari rumah Anda adalah mengendalikan faktor-faktor yang menarik mereka ke rumah Anda.

  • Singkirkan tumbuh-tumbuhan liar, tumpukan puing-puing dan area lain yang bisa menjadi tempat ular bersembunyi.
  • Potong rumput halaman Anda secara teratur. Hal ini juga akan membantu mengendalikan tikus dan serangga lainnya.
  • Jangan biarkan makanan berserakan. Pastikan juga makanan hewan yang Anda miliki tertutup rapat.
  • Tutup semua lubang yang bisa digunakan ular untuk memasuki rumah Anda.

2. Singkirkan Pasokan Makanan Ular

Langkah selanjutnya adalah menghilangkan persediaan makanan ular. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ular adalah predator alami tikus. Jika Anda berhasil menyingkirkan tikus dan serangga, predator mereka akan menyingkir.

3. Gunakan bahan penolak ular

Ular kobra, dan ular lainnya umumnya tidak menyukai aroma menyengat. Jadi cobalah untuk mengepel lantai Anda menggunakan pewangi lantai. Anda juga bisa menggunakan bahan lainnya yang memiliki aroma menyengat seperti cuka atau amonia.

4. Panggil ahlinya

Jika Anda menemukan ular di rumah Anda, jangan coba-coba untuk menangkapnya sendiri, apalagi jika kobra yang memasuki rumah Anda. Bahkan anak ular kobra sudah memiliki bisa. Bahkan beberapa diantaranya bisa menyemburkan bisanya ke mata Anda

Jika seekor kobra memasuki rumah Anda, terlebih jika ular tersebut sudah melebarkan tudungnya, jangan mendekatinya lebih dari dua meter. Jauhi ular tersebut pelan-pelan, dan minta pertolongan seorang pawang ular.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda terkena gigitan ular kobra, atau ular berbisa lainnya, dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum bantuan datang:

  • Pindahkan korban jauh dari ular.
  • Pastikan korban diam dan tenang untuk membantu memperlambat penyebaran racun.
  • Lepaskan perhiasan dan pakaian ketat sebelum bagian tubuh korban mulai membengkak.
  • Posisikan tubuh korban agar luka gigitan kobra berada di bawah posisi jantung.
  • Bersihkan luka dengan sabun dan air. Tutupi dengan kain yang bersih dan kering.

Peringatan:

  • Jangan gunakan tourniquet atau mengkompres luka gigitan dengan es
  • Jangan memotong luka atau berusaha menyedot racun.
  • Jangan minum kafein atau alkohol, yang bisa mempercepat penyerapan racun pada tubuh korban.
  • Jangan mencoba menangkap ular. Cobalah untuk mengingat warna dan bentuknya sehingga Anda dapat membantu mendapatkan anti bisa yang tepat dengan menggambarkan ular tersebut.

Baca juga artikel lainnya:

Anoboy Apk Download, Nonton Anime Android Sub Indonesia

Update Aplikasi Sinkronisasi Anda Dengan PMP Versi Terbaru (Aplikasi EDS Offline/Daring)

Camila Cabello Merilis Album Penuh Cinta Bertajuk ‘Romance’

Comment

News Feed