by

Cara Hitung Denda Pajak Sepeda Motor dan Mobil, Simak Baik – Baik!

Cara Hitung Denda Pajak Sepeda Motor dan Mobil, Simak Baik – Baik!Rentetan.com – Mungkin anda adalah seorang pengendara sepeda motor, mobil ataupun kendaraan pribadi yang sehari – hari digunakan untuk sarana transportasi.

Tapi banyak sekali masyarakat Indonesia sendiri bingung mengenai pajak sepeda motor dan mobil. Beberapa dari masyarakat Indonesia masih belum mengerti bagaimana konsep pajak kendaraan ini berjalan.

Di kesempatan kali ini kita akan mencoba membahas mengenai bagaimana cara hitung denda pajak sepeda motor dan mobil yang mungkin akan sangat berguna. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih lanjut informasi mengenai pajak sepeda motor dan juga kendaraan lainnya yang bisa anda dapatkan dengan lengkap.

Selain itu harus diperhatikan juga bahwa ada sebuah denda pajak sepeda motor jika kita sampai telat membayarkan. Pajak ini bisa kita hitung berdasarkan beberapa hal berikut ini. Jadi ada baiknya jika anda jangan sampai lupa untuk membayarkan pajak agar tidak membuang uang anda dengan membayarkan pajak yang kemungkinan akan lebih banyak.

Nah bagaimana sih cara perhitungan denda pajak sepeda motor dan mobil, oke kita akan coba untuk bahas lebih lanjut.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Pajak sepeda motor adalah sebuah iuran wajib yang harus dibayarkan setiap tahun kepada pemerintah. Perlu diketahui bahwa pajak kendaraan bermotor ini berbeda – beda dan juga tidak sama satu dengan yang lainnya.

Berikut ini adalah jenis Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB yang mungkin harus anda ketahui terlebih dahulu:

  • Kendaraan bermotor pertama tarif pajak sebesar 2%. Hal ini terus meningkat sebesar 0,5% setiap kepemilikan sepeda motor baru. Namun cara hitung denda pajak sepeda motor tetap sama.
  • Kemudian untuk badan pajak yang ditarik adalah 2%.
  • Selanjutnya untuk pemerintah pusat dan daerah pajak yang ditarik sebesar 0,5%.
  • Kepemilikan alat berat dan kendaraan besar pajak sebesar 0,20%.

Walaupun begitu secara umum cara hitung denda pajak sepeda motor sendiri cukup sama walaupun nilai pajaknya berbeda tergantung dengan berapa nilai kendaraan sepeda motor tersebut, begitu pula dengan mobil dan kendaraan lainnya.

Nilai pajak ini bisa anda cek di STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) karena tercantum dengan jelas nominal pajak yang harus dibayarkan. Selain itu anda juga bisa mengecek kapan anda harus membayarkan pajak yang juga tertera di STNK.

Jadi untuk menghindari denda, maka lebih baik jika anda membayarkan besaran nominal pajak sebelum masa jatuh tempo tiba. Jika anda sampai telat membayarkan pajak pun ada cara hitung pajak sepeda motor yang mungkin akan cukup rumit untuk dijelaskan. Namun di sini kita akan coba mengupas bagaimana cara kita untuk menghitungnya dengan memberikan beberapa rumus yang cukup mudah.

Cara Hitung Denda Pajak Sepeda Motor

Keterlambatan pajak juga mempengaruhi cara hitung denda pajak sepeda motor. Selain besaran nilai kendaraan, berapa lama anda telat membayarkan sebuah pajak juga menjadi salah satu faktor penting yang digunakan saat perhitungan.

Dalam perhitungannya secara umum dibagi menjadi sebagai berikut ini.

Cara Hitung Denda Pajak Telat 2 Hari Sampai Dengan 1 Bulan

Mungkin karena kesibukan anda, sehingga anda bisa sampai lupa membayar hingga sebulan memang cukup banyak bahkan yang telat di kisaran waktu ini. Selain itu terdapat sebuah mitos yang mungkin banyak terdengar di tengah masyarakat. Mitos tersebut mengatakan bahwa jika telat 1 hari maka dendanya bernilai 1 tahun.

Mitos ini memang dipercaya sehingga beberapa orang enggan membayarkan sesegera mungkin di kurun waktu mereka telat di 2 hari sampai 1 bulan. Padahal cara hitung denda pajak yang telat 2 hari tidak begitu.

Berikut ini adalah cara perhitungannya:

  • Denda = 25% PKB.

Jadi cara hitung denda pajak sepeda motor yang telat dari 1 hari sampai 1 bulan adalah 25% dari pajak kendaraan bermotor anda. Sehingga anda diwajibkan untuk membayar Pajak ditambah jumlah denda tersebut.

Telat 1 Bulan Lebih

Untuk cara hitung denda pajak satu bulan memang cukup mudah, namun untuk anda yang telat lebih dari 1 bulan mungkin anda harus berpikir dua kali berikut ini adalah perhitungannya:

  • Telat 2 bulan = PKB x 25% x 2/12 x denda SWDKLLJ.
  • Telat 6 bulan = PKB x 25% x 6/12 x denda SWDKLLJ.
  • Telat 1 tahun = PKB x 25% x 12/12 x denda SWDKLLJ.

Untuk telat lebih dari 1 tahun cara hitung pajak sepeda motor berkelipat menjadi 2 kali PKB dan seterusnya sesuai dengan tahun anda telat membayar. Untuk lebih jelasnya berikut ada ilustrasi dari pajak-online.

cara hitung pajak sepeda motor

Bagaimana, cukup mudah bukan melakukan perhitungan denda pajak sepeda motor? Nah, melihat perhitungan tersebut apakah anda ingin telat membayar pajak kendaraan bermotor? Tentunya tidak bukan? Jadi lebih baik untuk cek sekali lagi kapan anda harus membayarkan pajak.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Semoga artikel ini bermanfaat dan juga jangan lupa untuk share artikel ini ya? Terimakasih!

 

Comment

News Feed