by

Ini Dia Tata Cara Shalat Gerhana Matahari 2019

Hari ini, tepatnya Kamis, 26 Desember 2019, akan terjadi gerhana matahari cincin. Peristiwa unik ini akan terjadi pada pukul 12:19 WIB. Menghadapi fenomena alam yang langka ini, umat muslim dianjurkan untuk melakukan ibadah khusus shalat gerhana pada hari ini. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda kertahui tentang gerhana matahari hari ini dan cara shalat gerhana.

Apa itu shalat gerhana?

Shalat gerhana adalah shalat khusus dalam Islam yang harus dilakukan pada saat gerhana, baik itu gerhana matahari atau bulan. Sebenarnya, shalat ini adalah Mustahabb (sangat dianjurkan). Walau shalat gerhana tidak wajib dilakukan, namun lebih disarankan untuk menjalankannya. Shalat gerhana matahari dan juga gerhana bulan bisa dilakukan oleh laki-laki dan perempuan secara berjamaah. Tapi Anda bisa juga melakukannya secara munfarid (sendirian).

Cara shalat gerhana

Tata cara shalat ini mungkin sedikit berbeda dengan tata cara shalat pada umumnya. Berikut adalah tata cara shalat gerhana:

  1. Niat untuk melakukan shalat “”Ushalli sunnatal likusuufissyamsi rak’ataini lillahi taa’ala.
  2. Takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan sambil mengucap Takbir).
  3. Membaca do’a iftitah, yang dilanjutkan dengan Al-Fatihah dan Surah pilihan yang panjang dengan bacaan yang dikeraskan.
  4. Kemudian ruku
  5. Bangkit dari ruku (I’tidal), lalu baca kembali Al-Fatihah dan surat panjang.
  6. Ruku kembali
  7. I’tidal (bangkit dari ruku)
  8. Lanjutkan dengan sujud, duduk diantara dua sujud, sujud kembali, lalu kembali berdiri.
  9. Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama.
  10. Tasyahud akhir
  11. Diakhiri dengan salam
  12. Selesai shalat dilanjutkan dengan khutbah yang isinya mengajak jamaah untuk lebih banyak melakukan ibadah zikir, do’a, istighfar, sedekah, dan ibadah lainnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, shalat gerhana dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah. Sedangkan pada akhir shalat, imam akan mengantarkan sebuah khotbah yang memerintahkan orang-orang menuju kebenaran dan untuk meninggalkan dosa dan kejahatan.

Perlu diketahui bahwa jika gerhana yang terjadi adalah gerhana bulan, shalat inidilakukan dengan bacaan lantang sementara jika gerhana matahari, shalat dilakukan dengan bacaan lirih (tidak dikeraskan).

Selama terjadinya gerhana matahari 2019 ini, umat Islam dianjurkan untuk melakukan beberapa hal, seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW (berdasarkan riwayat Imam Bukhari). Tujuh hal yang dapat dilakukan antara lain:

  • Shalat gerhana.
  • Berdo’a.
  • Memohon ampunan.
  • Ber
  • Melakukan lebih banyak
  • Melakukan amal seperti sedekah pada yang membutuhkan.
  • Membebaskan budak (hal yang satu ini mungkin sulit dilakukan saat ini).

Gerhana matahari 2019

Gerhana matahari yang terjadi pada hari ini mulai berlangsung pada pukul 12:15 WIB, dan puncaknya terjadi empat menit kemudian. Kejadian alam yang langka ini dapat disaksikan di sekitar 25 wilayah di Indonesia. Beberapa kota besar di pulau Jawa, seperti Jakarta dan Bandung, masih bisa menyaksikan 70 hingga 80% penampakan dari fenomena langka ini.

Seperti halnya saat terjadi fenomena gerhana lainnya, warga diharapkan untuk tidak melihat langsung ke arah gerhana secara langsung dengan mata telanjang. Memaparkan mata Anda ke matahari tanpa perlindungan mata yang tepat selama gerhana matahari dapat menyebabkan “kebutaan gerhana” atau luka bakar retina, juga dikenal sebagai retinopati matahari.

Paparan cahaya ini dapat menyebabkan kerusakan atau bahkan menghancurkan sel-sel di retina (bagian belakang mata) yang mengirimkan apa yang Anda lihat ke otak. Kerusakan ini bisa bersifat sementara atau permanen dan terjadi tanpa rasa sakit. Diperlukan waktu beberapa jam hingga beberapa hari setelah melihat gerhana matahari untuk menyadari kerusakan yang telah terjadi pada mata Anda.

Untuk menghindari terjadi kerusakan pada mata, para warga bisa menggunakan kacamata khusus atau  melalui siaran langsung dari BMKG. Pihak BMKG melakukan siaran langsung peristiwa alam ini di enam wilayah di Indonesia, antara lain:

Banda Aceh

Nias Utara

Anyer

Singkawang

Bandung

Batam

Selain Indonesia, gerhana matahari cincin juga akan melalui berbagai negara di dunia, seperti Malaysia, Singapura, Srilangka, India, Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi.

 

BACA JUGA:

 

 

Comment

News Feed