by

Guru SMA Pukuli Murid Dicopot Jabatannya, Warganet Bela Jangan Diberhentikan

Diungkapkan Staf Hubungan Masyarakat SMA Negeri 12 Kota Bekasi, Tri Wahyuni, peristiwa tersebut terjadi, saat sekolah sedang ada kegiatan tadarusan pada Selasa 11 Februari 2020.

“Biasanya, lanjut dia, anak-anak yang terlambat sekolah hanya diberikan sebuah wejangan dan teguran, mengapa mereka bisa terlambat masuk sekolah,” jelas Tri.

Namun, karena terpancing emosi, salah seorang guru sekaligus Wakil Kepala Bidang Kesiswaan berinisial I pun memukul dua orang siswanya yang berinisial R dan A yang terlambat data ke sekolah pada hari itu. Padahal,  diketahui murid yang dipukul ini memang sudah sering terlambat datang ke sekolah. Bahkan orangtua dari mereka pun telah dipanggil karena sering terlambat. I sendiri, memang dikenal memiliki sifat temperamental namun ia maksudkan agar murid-muridnya tetap bisa disiplin.

Comment

News Feed