by

Fakta Dan Mitos Kerja ‘Remote’ Yang Harus Dipahami

Rentetan.com – Beberapa perusahaan besar di dunia menganjurkan dan memerintahkan kerja remote untuk para pegawai mereka terkait dengan penyebaran virus corona yang belakangan ini sangat meresahkan.

Google, Facebook, Apple, dan perusahaan teknologi lainnya secara berlanjut untuk mengalihkan pekerjaan mereka secara remote.

Kerja remote sendiri bukan merupakan sebuah konsep baru. Konsep remote workers ini sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu sejak teknologi internet menjadi tersebar secara luas.

Fakta Dan Mitos Kerja Remote Yang Harus Dipahami

Di Indonesia sendiri ada beberapa tempat yang terkenal dengan kerja remote seperti Canggu di Bali, yang dipopulerkan kaum Expat luar yang bekerja di sekitar Canggu.

Sebenarnya di Indonesia sendiri budaya kerja remote ini juga sudah mulai banyak diadopsi dengan berbagai munculnya pekerja freelance. Permasalahannya ada banyak orang yang tidak mengetahu mengenai fakta dan mitos Kerja Remote ini.

Dalam kesempatan kali ini kita akan coba untuk bahas mengenai beberapa fakta dan mitos seputar kerja remote yang sering terdengar di telinga kita. Paling tidak dengan menggunakan informasi ini kita mengetahui budaya kerja remote lebih dekat.

Menurut The New York Times, di Amerika Serikat 43% pekerja melakukan budaya ini, paling tidak untuk beberapa waktu seperti di hari tertentu. Bagaimanapun juga, Indonesia akan segera mempopulerkan budaya kerja seperti ini karena kita juga tidak jauh berkaca dengan budaya Amerika Serikat dalam hal apapun.

Baca Juga: Cara Mendapatkan ShopeePayLater Dan Meningkatkan Limit Kredit

Comment

News Feed