by

Gereja Christ Cathedral Terbakar, Api Diduga Bersumber Dari Lantai Tiga

Rentetan.com – Senin, (27/04/20),  Gereja Christ Cathedral terbakar. Gereja ini terletak di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 07.30 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun satu orang polisi terluka dan seorang satpam pingsan.

Laporan kejadian Gereja Christ Cathedral terbakar tersebut diterima oleh petugas penerima pengaduan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel pada pukul 07.30.

“Iya betul (terbakar). Tadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB,” ucap petugas yang bekerja. Namun, belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut. Sementara itu tiga unit mobil pemadam kebakaran yang sudah diluncurkan ke lokasi kejadian.

Meskipin Gereja Christ Cathedral ini berada di Kabupaten Tangerang, namun Pemkot Tangerang juga diminta untuk terlibat mengerahkan personelnya untuk membantu pemadaman api. Sementara itu, video yang menunjukkan Gereja Christ Cathedral yang dilalap api tersebar di media sosial. Meskipun begitu, dalam video yang neredar tersebut belum nampak para petugas yang berusaha memadamkan api.

Laporan lebih lanjut yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Damkar Kabupaten Tangerang, Gereja Christ Cathedral terbakar  ini awalnya terjadi di bagian tengah gedung atas dari gereja.

Pemicu Gereja Christ Cathedral terbakar  diduga akibat korsleting listrik. Dikarenakan, saat kebakaran terjadi tak ada aktivitas apapun di dalam gereja. “Dugaan kami kalau pagi-pagi seperti ini dan tidak ada kegiatan kemungkinan paling listrik,” ujar Kosrudin.

Kosrudin juga menerangkan kini api dari Gereja Christ Cathedral terbakar ini sudah berhasil dipadamkan. Setelah melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran. di antaranya tiga dari Kota Tangerang Selatan dan dua dari Kabupaten Tangerang.

Ilustrasi kebakaran

(Foto Ilustrasi kebakaran: pixabay/David Mark)

“Api sudah berhasil dipadamkan. Saat ini masih proses pendinginan. Diturunkan 5 unit itu 3 dari unit damkar Kabupaten Tangeran dan 2 dari Tangsel serta sejumlah unit mobil taman wilayah sekitar sini,” jelas Kosrudin.

Sementara itu dalam peristiwa  Gereja Christ Cathredal terbakar  ini tak ada korban dari pihak gereja. Namun, Kapolsek Pagedangan alami cedera. Kosrudin menerangkan AKP Efri alami cedera ketika ia memasuki gedung gereja yang saat ini sedang dalam proses pendinginan api yang dilakukan oleh petugas damkar.

“Korban (dari pihak gereja) tidak ada. Hanya saja, tadi pada saat pendinginan Pak Kapolsek masuk. Ternyata ada bangunan yang runtuh. Beliau lari, kepeleset, dan terjatuh,” terang Kosrudin.

Efri yang terjatuh tersebut mengalami luka sobek pada bagian kepalanya.

“Luka sobek pada bagian pelipis karena kan cukup tinggi juga anak tangga di gedung itu, dia terpeleset di tangga, akhirnya terjatuh,” imbuhnya.

AKP Efri kini sudah dilarikan ke rumah sakit yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran Gereja Christ Cathedral.

“Sudah dibawa ke rumah sakit. Cuma nama rumah sakitnya kami tidak tahu. Terdekat di sini,” paparnya.

Selain seorang polis yang terluka, da satu orang satpam yang pingsan.

Kosrudin memaparkan bahwa api menghanguskan sebagain gedung gereja. Api diduga berasal dari lantai tiga yang merupakan tempat persembahyangan.

Persitiwa Gereja Christ Cathedral  kebakaran tentunya membuat banyak pihak heboh, terutama umat Kristen. Apalagi dari video yang beredar, gereja benar-benar terlihat dilanda kebakaran yang besar. Sedangkan Christ Cathedral juga termasuk ke dalam gereja di Indonesia yang punya jumlah jemaat yang banyak.

Ada 12.00 orang jemaat di gereja ini. Oleh karenanya, seperti yang dilansir dari rubrikkristen.com, Christ Cathedral berada di urutan ke-12 dari 17 gereja yang memiliki jemaat terbanyak di Indonesia. Gereja GBI Basilea Serpong ini, didirikan oleh Pendeta (Pdt) Billy Sindoro dan memiliki wakil Pdt Samuel Tahir.

Nama Christ Cathedral yang dimaksud sebenarnya adalah nama dari sebuah ruangan megah yang berada di gereja ini.

Comment

News Feed