by

Cerita Unik: Pura-Pura meninggal Dan Jadi Mayat Agar Bisa Pulang Kampung Saat Lockdown

Pura Pura meninggal Dan Jadi Mayat

Kasus pura pura meninggal dan jadi mayat ini memang terjadi di India dialami oleh seorang yang bernama Hakim Din, seorang laki – laki berusia 70 tahun dari sebuah desa Poonch di India, begitulah keterangan yang ada di odditycentral.

Pada awal merebaknya virus corona dan pandemi covid-19 ini memang India menjadi salah satu negara yang memberlakukan sistem lockdown. Hal ini menyebabkan banyak sekali orang dan masyarakat India yang berada di jarak ratusan kilometer dari kampung halamannya menjadi tidak bisa pulang ke kampung halaman mereka.

Hakim Din, pura – pura meninggal setelah salah satu pengemudi ambulan menyarankan melakukan hal ini agar bisa melewati checkpoint atau tempat pengecekan dan akhirnya dia setuju dengan saran dari pengemudi ambulan tersebut.

Berdasarkan dari keterangan petugas kepolisian setempat, Hakim Din berpura – pura meninggal bersama dengan ketiga orang lainnya untuk melewati beberapa checkpoint pengawasan yang dilakukan oleh petugas setempat. Mereka berbaring di sebuah kain putih di dalam ambulan dan berpose menjadi mayat.

Namun sangat sayang teknik ini tidak berlaku setelah sesaat sebelum sampai ke kampung yang mereka idamkan, ambulan ini dihentikan oleh petugas yang mencurigai mayat yang ada di dalam ambulan. Akhirnya akting mereka untuk pura – pura meninggal dan jadi mayat pun terungkap oleh petugas kepolisian Poonch sebuah daerah di India.

Akhirnya keempat orang tersebut tertangkap dan diberlakukan karantina secara terpisah berdasarkan arahan dari petugas Kesehatan yang bekerjasama dengan petugas kepolisian setempat. Ditambah lagi mereka juga mendapatkan tambahan hukuman karena melawan dan melanggar peraturan yang sudah ditetapkan secara hukum oleh pemerintah India.

Bukan Hanya Terjadi di India

Kejadian serupa juga bukan hanya terjadi di India di salah satu negara di benua Amerika juga melakukan hal yang sama. Kali ini bukan main karena dia adalah seorang pejabat setempat atau Walikota Kota Tantara, Peru. Jaime Rolando Urbina Torres juga pura – pura meninggal setelah kedapatan melanggar jaga jarak sosial yang diberlakukan di negara Peru.

Dia terbukti berkumpul bersama dengan teman – temannya sambil menikmati minuman keras. Kelakuannya ini melanggar beberapa peraturan setempat termasuk jam malam dan menjaga jarak saat adanya pandemi corona.

Sesaat sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian Peru, dia tiba – tiba masuk ke dalam sebuah peti mayat dan berpura – pura meninggal. Dilansir dari Okezone, wali kota Tantara ini memang sudah sangat sering dikritik. Salah satu kritik pedas dari masyarakat disebabkan gagalnya dia membuka sebuah tempat karantina untuk masyarakat di wilayah kota yang dia pimpin.

Baca Juga: India Seminggu Lockdown Kacau, Perdana Menteri Minta Maaf Pada Rakyat Miskin

Comment

News Feed